PEMBERITAHUAN PELAKSANAAN SELEKSI CALON PESERTA KKN INTERNASIONAL 2026
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Berdasarkan hasil seleksi dan penetapan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 Universitas Yudharta Pasuruan, dengan ini diumumkan pembagian kelompok peserta serta Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Tahun 2026.
Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh peserta KKN Tahun 2026 diharapkan untuk memperhatikan informasi pembagian kelompok dan DPL yang tercantum pada lampiran Surat Keputusan.
Adapun rincian program KKN Tahun 2026 sebagai berikut:
· Jumlah Peserta KKN 2026 : 710 Mahasiswa
· Program KKN Reguler Jawa Timur : 539 Mahasiswa
· Program KKN Mandiri : 100 Mahasiswa
· Program KKN Internasional : 9 Mahasiswa
· Jumlah Dosen Pendamping Lapangan : 30 DPL
· Jumlah Kecamatan Penempatan : 25 Kecamatan
· Jumlah Desa Penempatan : 30 Desa
Lampiran Surat Keputusan dapat diunduh melalui tautan/berkas yang telah disediakan.
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Pasuruan, Mei 2026
Ketua KKN 2026,
Lampiran : Surat Keputusan
Pasuruan, – Berdasarkan pengumuman resmi dari
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tanggal 24 Mei 2025,
sebanyak 15 proposal dari Universitas Yudharta Pasuruan berhasil meraih
pendanaan hibah tahun 2025. Pendanaan ini mencakup skema Penelitian
Fundamental Riset (PFR), Penelitian Dosen Pemula (PDP), Pengabdian Kepada
Masyarakat (PKM), serta Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM).
Prestasi ini menunjukkan komitmen dan konsistensi dosen
Universitas Yudharta Pasuruan dalam mengembangkan riset unggulan dan pengabdian
yang berdampak langsung kepada masyarakat, baik dari segi keilmuan maupun
penerapan teknologi.
Berikut adalah daftar nama penerima hibah berdasarkan skema
pendanaan:
Skema Penelitian Fundamental Riset (PFR)
Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP)
Skema Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Skema Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM)
“Pendampingan Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menuju Zero Waste pada Komunitas PEMDA 9, Desa Dayurejo, Prigen, Pasuruan”
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara dosen, mahasiswa, serta dukungan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan. Kepala LPPM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika yang telah aktif dalam kegiatan proposal hibah tahun ini.
Dengan capaian ini, Universitas Yudharta Pasuruan terus
berkomitmen menjadi kampus pelopor dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian
yang solutif, kontekstual, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Lampiran :
Lampiran I Daftar Penerima Pendanaan Program Penelitian Tahun Pelaksanaan 2025
Lampiran II Daftar Penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Pelaksanaan 2025
Pasuruan,Dalam upaya memperkuat kapasitas dosen dalam menyusun roadmap penelitian yang selaras dengan kepakaran masing-masing serta pengembangan strategi program studi melalui penyusunan Fishbone Diagram, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Fishbone Diagram Prodi dan Roadmap Penelitian Dosen, pada Rabu, 14 Mei 2025.
Kegiatan ini bertempat di Hall Meeting Gedung BTI Lt.01 dan menghadirkan narasumber Achmad Syafiuddin, S.Si., M.Phil., Ph.D dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), seorang akademisi sekaligus peneliti yang aktif dalam pengembangan roadmap riset di lingkungan perguruan tinggi.
Workshop dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas
Yudharta Pasuruan, dengan didampingi oleh jajaran Wakil Rektor,
serta dihadiri oleh seluruh dosen dari berbagai program studi. Kegiatan ini
juga dipimpin langsung oleh Kepala LPPM, Zainul Akhwan, S.Sos., M.I.Kom yang
menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk komitmen kampus dalam
meningkatkan kualitas riset dan pengembangan akademik.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan teknis kepada dosen dalam merancang roadmap penelitian berbasis kepakaran serta membantu prodi menyusun Fishbone Diagram sebagai alat analisis yang strategis untuk peningkatan mutu akademik,” jelas Zainul Akhwan dalam sambutannya.
Dengan kehadiran narasumber ahli dan partisipasi aktif para dosen, diharapkan kegiatan ini mampu menghasilkan peta jalan penelitian yang sistematis dan terintegrasi dengan visi dan misi institusi, serta meningkatkan kontribusi dosen dalam pencapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi.
Pasuruan, 12 September 2024 - Desa Wisata Edelweiss Wonokitri yang berada di lereng Gunung Bromo, semakin menegaskan dirinya sebagai tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Hal ini berkat program pendampingan Tourism Cyber Public Relations dan penerapan teknologi Integrated Tourism Smart Platform (ITSP) yang dikembangkan oleh dosen Universitas Yudharta Pasuruan.
Program ini melibatkan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat lokal, khususnya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Raga Wulan, dengan fokus meningkatkan keterampilan memanfaatkan teknologi digital untuk promosi pariwisata di desa. Pendampingan ini bertujuan untuk memperkenalkan masyarakat pada cara efektif memanfaatkan media digital dalam mengelola dan mempromosikan potensi wisata lokal.
Program ini menggunakan pendekatan Community Organizer (CO) dan Community Development (CD), terdiri dari lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Tahapan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan digital kepada anggota Pokdarwis agar dapat mendukung promosi Desa Wisata Edelweiss Wonokitri, untuk meningkatkan daya tarik desa di tingkat pariwisata nasional dan internasional.
Hasil utama dari program ini adalah peluncuran ITSP, platform digital yang menyediakan informasi lengkap mengenai destinasi wisata, akomodasi, dan aktivitas di Wonokitri. Platform ini tidak hanya memudahkan wisatawan dalam merencanakan kunjungan, tetapi juga meningkatkan eksposur Wonokitri sebagai tujuan wisata yang kompetitif di tingkat nasional dan global.
Koordinator program, Lukman Hakim, menekankan pentingnya ITSP sebagai inovasi yang mempermudah wisatawan mengakses informasi tentang Wonokitri. “Dengan ITSP, para wisatawan dari berbagai daerah dapat dengan mudah memperoleh informasi tentang Desa Wonokitri, yang akan mendorong peningkatan kunjungan wisata,” ujar Lukman.
Program ini juga didukung sepenuhnya oleh dosen-dosen lain, termasuk Zainul Ahwan, Cahya Bagus Sanjaya, dan Imron Rosadi. Menurut Zainul Ahwan, program ini tidak hanya fokus pada promosi digital, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam manajemen teknologi yang mendukung pariwisata. "Dengan pendekatan yang sesuai, sebuah desa wisata dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan," ungkap Zainul.
Kesuksesan program ini didukung oleh pendanaan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Ditjen DIKTI RISTEK, yang dikelola oleh Universitas Yudharta Pasuruan. Dengan memanfaatkan dana ini, para dosen berhasil melaksanakan program yang tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat lokal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perkembangan pariwisata di Wonokitri.
Puja Wasista, Ketua Pokdarwis Raga Wulan, juga mengapresiasi keberhasilan program ini. “Dengan bantuan pendampingan dan teknologi ITSP, kami merasa lebih percaya diri dalam mengelola potensi pariwisata desa. Kami optimis mampu bersaing di tingkat regional dan nasional,” ungkapnya.