Yudharta University Pasuruan Holds Internal Monitoring and Evaluation of Community Service Grant Program 2025

 

Pasuruan, The Institute for Research and Community Service (LPPM) of Yudharta University Pasuruan successfully conducted the Internal Monitoring and Evaluation (Monev) of the Community Service Grant Program (PkM) 2025. The activity took place on Tuesday, September 30, 2025, at the university meeting room.

This Monev serves as an important agenda to ensure the quality and accountability of community service programs carried out by lecturers, as well as to guarantee that each program brings real impact to society. The event was attended by External Reviewer, Dr. Ir. Rita Parmawati, SP., ME., IPU., ASEAN Eng., and Internal Reviewer, Mr. Askabul Khirom, who provided valuable assessments, inputs, and guidance for the implementing teams.

The participating grant recipients in the 2025 Internal Monev included:

  1. Roisatul Ainiyah, S.Pd., M.Pd. – PkM Scheme
  2. Illiyatus Sholiha, M.Pd. – PkM Scheme
  3. Cahya Bagus Sanjaya, S.Kom., M.Kom. – PkM Scheme
  4. Cahyaning Rini Utami, S.Si., M.Si. – PkM Scheme
  5. Desy Cahyaning Utami, MP. – PMM Scheme

In his remarks, the Head of LPPM Yudharta University emphasized that Monev is not merely an administrative assessment, but also an academic forum for sharing experiences, addressing challenges, and strengthening the quality of community service programs.

The reviewers expressed appreciation for the dedication of the lecturers in carrying out their programs, while also providing constructive feedback to ensure that the activities are more impactful, sustainable, and aligned with the real needs of the community.

Through this Internal Monev, Yudharta University Pasuruan reaffirms its commitment to continuously improving the quality of research and community service, thereby contributing not only to the advancement of the university but also to the empowerment of society at large.

Tingkatkan Reputasi Akademik, LPPM Yudharta Optimalkan Pengelolaan OJS untuk Publikasi Ilmiah Berkualitas

Pasuruan,— Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan menggelar kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Open Journal System (OJS) pada Rabu, 13 Agustus 2025, bertempat di Hall Meeting BTI, Universitas Yudharta Pasuruan.

Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola jurnal ilmiah dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan. Tujuannya adalah memperkuat koordinasi antar pengelola jurnal serta meningkatkan kompetensi dalam pemanfaatan OJS secara optimal guna menunjang kualitas publikasi ilmiah kampus.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM Universitas Yudharta Pasuruan, Zainul Ahwan, M.I.Kom., menegaskan bahwa pengelolaan jurnal melalui OJS memiliki peran strategis dalam peningkatan reputasi akademik universitas.

“OJS bukan hanya sekadar platform publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperluas visibilitas hasil penelitian dosen dan mahasiswa. Pengelolaan jurnal yang profesional akan berdampak langsung pada peningkatan akreditasi program studi dan peringkat SINTA universitas,” ujarnya.

Pada sesi sosialisasi, tim LPPM memberikan pemaparan mendalam mengenai fitur-fitur OJS, mulai dari proses submission, review, editing, hingga publikasi artikel ilmiah. Para peserta juga berkesempatan berdiskusi interaktif, berbagi pengalaman, serta membahas berbagai kendala teknis yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan jurnal di masing-masing prodi.

Zainul Ahwan menambahkan bahwa LPPM berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para pengelola jurnal di Universitas Yudharta Pasuruan agar sistem publikasi ilmiah semakin terarah, profesional, dan terindeks secara nasional maupun internasional.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun tata kelola jurnal yang lebih solid, transparan, dan sesuai standar akreditasi nasional,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, LPPM Universitas Yudharta Pasuruan menegaskan perannya sebagai motor penggerak penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah, sejalan dengan visi universitas sebagai kampus multikultural yang unggul dalam inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.


LPPM dan BIKMA Universitas Yudharta Selenggarakan Klinik Proposal PKM Tahun 2025

Pasuruan,— Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bekerja sama dengan Biro Kemahasiswaan (BIKMA) Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Klinik Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Selasa, 27 Mei 2025 ruang hallmeeting Lt1 Gedung BTI. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proposal PKM yang diajukan oleh mahasiswa dalam rangka seleksi pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring ini dihadiri oleh para dosen reviewer internal Universitas Yudharta yang bertindak sebagai pembimbing dan evaluator awal terhadap proposal yang telah disusun oleh mahasiswa. Para dosen memberikan masukan, saran teknis, serta perbaikan substansi agar proposal yang dihasilkan sesuai dengan pedoman dan standar nasional PKM.

Ketua LPPM Universitas Yudharta, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa. “Kami berharap melalui klinik ini, mahasiswa semakin siap bersaing dan mampu menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat serta menjawab tantangan zaman,” ujarnya.


 Senada dengan hal tersebut, perwakilan BIKMA menambahkan bahwa sinergi antara LPPM, BIKMA, dan para dosen pembimbing menjadi kunci dalam mencetak prestasi mahasiswa di kancah nasional. “Kami menargetkan peningkatan jumlah proposal yang lolos pendanaan dibandingkan tahun sebelumnya,” tambahnya.

Klinik proposal ini tidak hanya membahas aspek teknis penulisan dan penyusunan proposal, tetapi juga memberi penekanan pada orisinalitas ide, potensi keberlanjutan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Mahasiswa dari berbagai program studi antusias mengikuti sesi bimbingan yang terbagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan jenis PKM yang diajukan, seperti PKM-Penelitian, PKM-Pengabdian kepada Masyarakat, PKM-Kewirausahaan, dan lain sebagainya..


 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan dapat menghasilkan proposal yang kompetitif dan berpeluang besar lolos seleksi pendanaan PKM tingkat nasional.

 

Workshop Penyusunan Fishbone Diagram Prodi dan Roadmap Penelitian Dosen: Upaya Penguatan Kapasitas Dosen Universitas Yudharta Pasuruan

 

Pasuruan,Dalam upaya memperkuat kapasitas dosen dalam menyusun roadmap penelitian yang selaras dengan kepakaran masing-masing serta pengembangan strategi program studi melalui penyusunan Fishbone Diagram, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Fishbone Diagram Prodi dan Roadmap Penelitian Dosen, pada Rabu, 14 Mei 2025.

Kegiatan ini bertempat di Hall Meeting Gedung BTI Lt.01 dan menghadirkan narasumber Achmad Syafiuddin, S.Si., M.Phil., Ph.D dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), seorang akademisi sekaligus peneliti yang aktif dalam pengembangan roadmap riset di lingkungan perguruan tinggi.

Workshop dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Yudharta Pasuruan, dengan didampingi oleh jajaran Wakil Rektor, serta dihadiri oleh seluruh dosen dari berbagai program studi. Kegiatan ini juga dipimpin langsung oleh Kepala LPPM, Zainul Akhwan, S.Sos., M.I.Kom yang menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas riset dan pengembangan akademik.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan teknis kepada dosen dalam merancang roadmap penelitian berbasis kepakaran serta membantu prodi menyusun Fishbone Diagram sebagai alat analisis yang strategis untuk peningkatan mutu akademik,” jelas Zainul Akhwan dalam sambutannya.


 

Dengan kehadiran narasumber ahli dan partisipasi aktif para dosen, diharapkan kegiatan ini mampu menghasilkan peta jalan penelitian yang sistematis dan terintegrasi dengan visi dan misi institusi, serta meningkatkan kontribusi dosen dalam pencapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi.