PEMBEKALAN KKN 2025: MAHASISWA UNIVERSITAS YUDHARTA SIAP WUJUDKAN KEMANDIRIAN DESA BERBASIS POTENSI LOKAL

 

Pasuruan, 1 Juli 2025 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 di Hall Meeting BTI Universitas Yudharta Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang akan diterjunkan ke 30 desa pada 14 kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

Tahun ini, pelaksanaan KKN mengusung tema besar: “Penguatan Kemandirian Desa Melalui Pendayagunaan Potensi Lokal (Local Wisdom)” Tema ini menjadi arah utama dalam merancang dan menyusun program pengabdian di desa, dengan harapan mahasiswa mampu memberdayakan masyarakat berbasis potensi yang ada dan nilai-nilai kearifan lokal.Untuk memperkuat implementasi tema besar tersebut, LPPM merumuskan enam sub tema strategis sebagai fokus pengabdian mahasiswa, yaitu:Desa Cerdas, Desa Wisata & Budaya, Rumah Sampah Digital, Desa Hutan, Desa Wirausaha dan Ekonomi Maritim.

Dalam kegiatan pembekalan ini, mahasiswa dibekali dengan materi inti yang mencakup Teknik Penyusunan Program Kerja (Proker) berdasarkan hasil pemetaan potensi desa. Manajemen Pelaksanaan KKN, meliputi struktur organisasi kelompok, alur koordinasi dengan perangkat desa, dan pelaporan kegiatan. Etika dan Komunikasi Sosial, untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat desa. Output dan Evaluasi Program, termasuk pelaporan kegiatan, dokumentasi, dan produk luaran KKN

 

Materi disampaikan langsung oleh Tim KKN LPPM Universitas Yudharta,mereka memberikan arahan, strategi, dan simulasi penyusunan program kerja di tingkat kelompok, serta memfasilitasi sesi diskusi interaktif antar peserta untuk penguatan konsep dan ide program yang akan dijalankan. Pembekalan ini merupakan langkah awal dari proses panjang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui KKN, Universitas Yudharta Pasuruan ingin mencetak mahasiswa yang berkarakter santri, ilmuwan, dan entrepreneur, serta mampu menjadi agen transformasi sosial yang solutif dan kolaboratif.

Pemberangkatan peserta KKN dijadwalkan pada 9 Juli 2025, dan akan berlangsung hingga 9 Agustus 2025. LPPM akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program di masing-masing desa. Semangat berkarya, Selamat mengabdi untuk negeri!

 


 

Edukasi Gizi Seimbang Jadi Fokus Mahasiswa KKN di Kelurahan Ngemplakrejo

 

Pasuruan, 8 Juli 2024 - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) telah menjalin kemitraan yang sukses dengan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo. Melalui kolaborasi yang solid antara mahasiswa dan masyarakat setempat, program ini berhasil meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan komunitas.

Mahasiswa KKN UYP aktif berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memajukan kesehatan masyarakat. Mereka memberikan edukasi mengenai gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga Desa Ngemplakrejo. Selain itu, tim KKN juga melaksanakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya imunisasi dan pencegahan penyakit menular.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan dan antusiasme tinggi dari warga Ngemplakrejo. Mereka menunjukkan keterbukaan dan kolaborasi yang baik dalam setiap kegiatan yang kami jalankan,” ungkap Ulul Albab.

Hasil dari program ini menunjukkan dampak yang signifikan. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan rutinitas pemeriksaan kesehatan mengalami peningkatan, yang tercermin dari meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan Posyandu serta tingginya angka cakupan imunisasi di kalangan balita.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan KKN ini. Informasi dan layanan kesehatan yang diberikan sangat berharga dalam menjaga kesehatan keluarga saya,” kata Bapak Suparno, salah satu warga Desa Ngemplakrejo.

Dengan demikian, keberhasilan Posyandu ILP di Ngemplakrejo dalam kolaborasi dengan KKN 29 UYP tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesehatan fisik masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan serta keterlibatan aktif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Diharapkan, prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan inisiatif serupa demi mencapai masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.


LPPM Universitas Yudharta Gelar Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Kemendikbud Ristek 2024

Pasuruan, 25 September 2024 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) internal untuk program hibah dari Kemendikbud Ristek Tahun Anggaran 2024. Acara ini berlangsung di Hall Meet Gedung Nusantara dan dihadiri oleh reviewer dari berbagai institusi.

Tiga reviewer yang hadir, yaitu Dr. Mohammad Ahsanuddin, S.Pd, M.Pd dari Universitas Negeri Malang, Dr. Arna Fariza, M.Kom dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, dan Dr. Ahmad Yusuf, M.Pd dari Universitas Yudharta Pasuruan, bertugas mengevaluasi hibah penelitian dan pengabdian masyarakat yang diterima oleh dosen-dosen UYP.


Dalam agenda Monev, terdapat tujuh hibah penelitian, terdiri dari lima penelitian dosen pemula (PDP), satu penelitian kerjasama dalam negeri, dan satu penelitian fundamental. Sedangkan untuk program pengabdian kepada masyarakat (PkM), terdapat dua belas hibah, termasuk empat program pengabdian masyarakat pemula dan delapan program pemberdayaan kemitraan masyarakat.



Kepala LPPM Universitas Yudharta Pasuruan, Zainul Ahwan, menekankan pentingnya akuntabilitas dan produktivitas dosen dalam pelaksanaan program hibah. Ia menyatakan, “Monitoring ini memastikan dosen tidak hanya memenuhi kewajiban dalam penggunaan anggaran secara transparan, tetapi juga mencapai hasil yang diharapkan dari penelitian dan pengabdian masyarakat.”


Dengan kegiatan Monev ini, LPPM Universitas Yudharta Pasuruan berharap dapat mendorong dosen untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta mendukung produktivitas akademik yang berkelanjutan.